Advertisement
Asahan - Setelah beraksi beberapa jam di halaman kantor Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan para pendemo disambut Rianto Wakil Bupati. Kamis (5/2/26).
Menanggapi tuntutan para guru honorer yang gabung dalam Seruan aksi honorer non database BKN Kabupaten Asahan Wakil Bupati Asahan menyampaikan bahwa hari Minggu kepala dinas akan berangkat ke Jakarta.
" Persoalan ini ada di pemerintahan pusat, Hari Senin seluruh kepala dinas pendidikan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk membahas persoalan para guru honorer," kata Rianto.
Amatan awak media, para guru honorer usai disambut Wakil Bupati Asahan membubarkan diri dengan tertib.
Adapun tuntutan para guru honorer pendemo diantaranya :
1. Tidak dirumahkan guru honorer dan tendik non database Asahan.
2. Memberdayakan guru honorer tanpa ada pemberhentian dengan memberikan kejelasan terkait status yang berhubungan dengan dana sertifikasi.
3. Honorer dan tendik yang tidak memiliki sertifikasi agar tetap mendapatkan gaji dari dana bos.
4. Memperhatikan guru yang belum masuk dapodik dan sudah bekerja dari 2 tahun berturut turut. (Bawadi Sitorus)
