Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

ADVERTISING
NEGARA ONLINE
Kamis, 13 Agustus 2026, 18:06 WIB
Last Updated 2026-08-13T11:06:29Z

Selain PT BSP Makan Korban, Diduga Tunjukan SK Fiktif

Advertisement


Asahan - Aliansi Kelompok Tani Asahan dan Satgas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar aksi demontrasi didepan kantor PT. Bakrie Sumatera Plantation (BSP) Kisaran Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Kamis (13/8/26)

Dalam orasinya, para demonstrasi menununtutan tentang kejelasan status Hak Guna Usaha (HGU) PT. BSP yang di nilai telah berakhir dari tahun 2022 sampai dengan 2026.

"BSP telah menunjukan SK perubahan perubahan yang baru di teken Menteri ATR. Kalau itu perubahan SK yang baru, kenapa tidak untuk di dokumentasikan," sebut Ali Usman Sitorus.

Lebih lanjut dikatakan Ali Usman, kalau menurut saya itu tidak objektif, karena tidak keterbukaan publik. " Kalau memang SK di terbitkan menteri silahkan tunjukan SK itu kepada kami para petani. SK yang ditunjukan banyak kejanggalan SK sehingga kami menilai itu SK fiktik."

Pemicu demontrasi dilakukan didasari dari posko kelompok tani dirusak dijalan Tusam dan Sidomukti dirusak atau dibongkar oleh pihak diduga petugas Satuan Pengamanan (Satpam).

Amatan awak media saat aksi terjadi saling lempar hingga menakan korban dari para demonstrasi 3 orang terluka 2 kaca depan mobil pecah. Saat Kabagops Kompol Pittor Gultom didampingin Kapolsek Kota Kisaran Iptu Riki mengambil ahli microphone wireless peristiwa tegang menjadi rendah.

" Saya minta gunakan kesempatan demo ini menyampaikan aspirasi sesuai undang undang berlaku, tidak saling serang adu pisik. Satpam mundur ke pos," cetus Kabagops. Setelah pernyataan tersebut di sampaikan suasana yang sempat tegang berlahan menjadi kondusif. (Bawadi)