Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

ADVERTISING
NEGARA ONLINE
Senin, 24 Agustus 2026, 11:45 WIB
Last Updated 2026-08-24T04:46:01Z

Parasima Ritual Minta Darwinsyah Lubis Kadis PMD Dicopot

Advertisement


Asahan - Parsadaan Raja Asahan Simargolang (Parasima) di bohongi salah seorang staf di Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), pada aksi demo perdana Jumat 14 Agustus 2026.

Hal tersebut diungkapkan Raja Mhd Khalik Simargolang SH (Alex Margolang SH) Ketua Raja Asahan Simargolang yang ke-17 dalam orasinya di kantor bupati Asahan di saksikan Halim Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hendy Kabid PMD dan jajarannya.

Kekecewakan terlontar lantaran Kabid PMD berjanji pada Kamis 27 Agustus 2026 akan mempertemukan pihaknya dengan para kandidat calon kepala desa Pulau Rakyat Tua. " Ini merupakan pelecehan hukum yang di janjikan oleh pihak PMD," sebut Alex Margolang. Senin (24/08/26)

Dalam aksi damai dihalaman kantor Bupati Asahan Pasima mempertanyakan kehadiran tiga orang calon Kades berasal dari Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara," ada apa ini tiga orang calon Kades mencalonkan berbondong-bondong dari Kabupaten Asahan," kata Alex Margolang.

" Darwinsyah Lubis Kadis PMD harus bertanggungjawab, itu kata opung kami dalam ritual. Dia akan kenak sakit golong, menyakiti keturunan marga Margolang." Sebut Alex Margolang.

Tuntutan Parasima, agar Bupati Asahan mencopot Darwinsyah Lubis Kadis PMD juga Kabid dan Kasi. Meminta bupati membatalkan pemilihan Kades di Desa Pulau Rakyat Tua, karena dinilai cacat hukum.

"Apabila tuntutan dari Pasima tidak ditanggapi, maka seluruh keturunan marga Raja Simargolang Asahan akan melaksanakan tuntutan adat yakni menggagalkan pemilihan Kades Desa Pulau Rakyat Tua tahun 2026," ucap Alex Margolang. (Jepri Sitorus)