Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

ADVERTISING
NEGARA ONLINE
Rabu, 27 Mei 2026, 19:48 WIB
Last Updated 2026-05-27T12:48:18Z

Ikatan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Masyarakat : Sinergitas Polres Asahan Dan Masyarakat

Advertisement


Asahan - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asahan mengapresiasi kinerja Polres Asahan dalam rangkaian penyempitan ruang gerak Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif
(Narkoba) dan penyakit masyarakat di Tempat Hiburan Malam (THM) beberapa waktu lalu.

Menurut Ryan Davi Lesmana Ketua IMM
pelaksanaan operasi antik Toba 2026 ini adalah bukti nyata kinerja Polres Asahan di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Revi Revalani.

Penyampaian rasa hormat dan rasa bangga yang mendalam itu pun sepenuhnya beralasan, sejalan dengan keberhasilan jajaran Polres Asahan yang berhasil mengungkap sejumlah kasus dalam pelaksanaan Razia Tempat Hiburan Malam (THM) selama sepekan terakhir.

Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti nyata kesungguhan, kewaspadaan tinggi, dan kerja keras seluruh personel dalam menjaga ketertiban umum serta menindak tegas segala pelanggaran peraturan perundang-undangan yang terjadi di tempat usaha hiburan.

" Langkah tegas dan terukur yang dilakukan tidak hanya memberikan efek jera bagi pelaku, tetapi juga membawa dampak positif bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat luas." Sebut Ryan.

Lebih lanjut Ryan mengatakan pestasi ini tentu layak diapresiasi, karena mencerminkan tanggung jawab besar aparat penegak hukum dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. 

" Semangat kerja yang ditunjukkan menjadi alasan kuat mengapa penghormatan dan kebanggaan itu disampaikan dengan tulus dan penuh keyakinan atas kinerja yang telah ditunjukkan." Ucap Ryan mengakhiri.

Terpisah, Ikatan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Masyarakat Asahan Alwi Tanjung mengatakan, rangkaian penindakan yang dilakukan tersebut meliputi pembersihan dan penertiban sejumlah lokasi yang diduga beroperasi sebagai tempat hiburan bagi kaum muda, yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Asahan.

Langkah ini diambil sebagai upaya tegas untuk menertibkan tempat usaha yang diduga beroperasi tidak sesuai perizinan, melanggar aturan jam operasional, atau diduga menjadi tempat terjadinya pelanggaran ketertiban umum serta norma kesusilaan. 

" Melalui tindakan ini, aparat berharap lingkungan menjadi lebih aman, tertib, dan terhindar dari hal-hal yang merugikan, khususnya demi menjaga masa depan dan perilaku generasi muda di daerah ini." Kata Alwi.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama erat antara Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan dengan jajaran kepolisian sektor di seluruh wilayah hukum, ditambah dengan serangkaian razia besar-besaran di berbagai tempat hiburan malam. 

Seluruh langkah tegas ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung atas banyaknya laporan dan pengaduan yang masuk dari masyarakat, yang seluruhnya ditanggapi serius dan ditindaklanjuti segera oleh pimpinan serta seluruh personel Polres Asahan.

Langkah ini membuktikan bahwa kehadiran kepolisian benar-benar merespons suara rakyat, di mana setiap keluhan mengenai gangguan keamanan, ketertiban, maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat tidak dibiarkan begitu saja, melainkan ditindak tegas demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama.

Aparat kepolisian secara rutin melakukan operasi penegakan hukum terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, antara lain perjudian, penyalahgunaan dan peredaran narkotika, minuman keras ilegal, serta perbuatan asusila. 

Hasilnya, setiap bulan terdapat laporan resmi mengenai penangkapan tersangka, penyitaan barang bukti, dan penyerahan berkas perkara ke kejaksaan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan tindakan nyata dan tidak sekadar perencanaan.

" Pemberantasan penyakit masyarakat memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,baik dari tokoh pemuda ,tokoh masyarakat ,tokoh agama khususnya dalam memberikan informasi terkait dugaan Penyakit di lingkungan masing-masing." Ujar Alwi.

Diakhir komentarnya Alwi mengatakan sinergitas antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menekan peredaran narkotika yang masih terjadi di sejumlah wilayah.(NO)